Sabtu, 07 Juni 2014

GALERI FOTO IMTIHAN TAHUN 2013

Imtihan artikulasinya adalah acara pengumuman sekaligus euphoria peserta didik yang telah mengikuti ujian akhir disebuah pendidikan Diniyah.Imtihan Di MADIN Nurul Huda Kintamani tahun 2013 diadakan mulai tanggal 23 juni s/d 30 juni 2013 . berikut galeri foto saat Imtihan Madin Nurul Huda Kintamani.
Pembacaan al quran oleh santri madin

Acara puncak dihadiri wali murid juga

anak santri madin

penampilan rebana

sambutan Ketua Panitia

Sambutan Kepala Madin

Undangan Bapak Kasi Pendis

sambutan Kasi Pendis

Remaja Masjid sekaligus Panitia

Sambutan Guru Tugas Pondok Sidogiri

Para tokoh Masyarakat

penampilan Anak Madin

Pembagian Hadiah

Bapak Ketua Pengurus

Juarawan Lomba

Penampilan Anak Madin

tokoh Masyarakat

Kepala KUA dan Guru Madin

Piagam penghargaan

guru madin dan muridnya

Bapak Kasi Pendis

Remaja Masjid 

Dapat Juara juga ya 

Juara merangkai janur

tim dekorasi

bersama guru dan tim dekorasi

cie cie ...... malu malu kucing

kalah ganteng kan ?????? hahahah

para jomblowan

hu huuuy 

syik asyiiik

foto bersama 

remaja masjid foto bareng

nah loe, masih kecil kan ?????

smoga berjodoh dunia akhirat

eheeem

cuiit cuiits

kok begitu ???

nah loo ..kok mendelik ?

Jumat, 06 Juni 2014

PERSIAPAN PENDIRIAN MADRASAH IBTIDAIYAH


MENGAPA MEMILIH MADRASAH IBTIDAIYAH ......... ?
Untuk mengantisipasi arus modernisasi dengan berbagai macam dampakya,tentunya perlu disiapkan insan insan yang memiliki dua kompetensi sekaligus,yakni Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi(IPTEK) dan nilai nilai spiritualitas keagamaan(IMTAQ).kelemahan disatu sisi tersebut akan menjadikan perkembangan anak didik tidak seimbang,yang akhirnya akan menciptakan generasi yang pincang,karena itu potensi potensi insaniyah yang meliputi kedua hal tersebut secara bersamaan harus di internalisasi dan dikembangkan pada diri para anak didik.
SEJARAH MADRASAH
Madrasah pertama sepanjang sejarah Islam adalah rumah Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam[1], tempat ilmu pengetahuan dan amal saleh diajarkan secara terpadu oleh sang guru pertama, Muhammad Rasulallah. Ia sendiri yang mengajar dan mengawasi proses pendidikan disana, para As-Sabiqun al-Awwalun adalah merupakan murid-muridnya.(wikipedia)
Di Indonesia Madrasah lahir pada abad 20 dengan munculnya Madrasah Mamba'ul ulum Kerajaan Surakarta tahun 1905 dan sekolah Adabiyah yang didirikan oleh Syekh Abdullah Ahmad di Sumatera Barat tahun 1909. Madrasah berdiri atas inisiatif dan realisasi dari pembaharuan sistem pendidikan islam yang telah ada.
Saat ini MI di Indonesia telah mengalami perubahan secara makro,yang tidak hanya mengajarkan pendidikan agama tetapi juga pendidikan umum. MI sebagai lembaga pendidikan Islam kini ditempatkan sebagai pendidikan sekolah dalam sistem pendidikan Nasional yang ditunjang dengan SKB tiga menteri ( Menteri Agama,Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,dan Menteri Dalam Negeri)
MI berciri khas Islam yang memiliki Kurikulum yang sama dengan sekolah umum namun memiliki kelebihan yaitu "identitas keislaman" sehingga dengan demikian MI dianggap sebagai sekolah umum plus memiliki nilai lebih dibanding dengan sekolah umum biasa.

Di Dusun Sudihati Kintamani Bangli Bali terdapat komunitas muslim yang telah lama sejak tahun 1922 berada di wilayah Kintamani Bali,pada tahun 2014 ini Masyarakat muslim disana berencana untuk mendirikan MI sebagai antisipasi dari perkembangan jaman sekaligus untuk membentengi para generasi penerusnya agar tidak mudah terjerumus dalam globalisasi yang kebablasan.pada tanggal 6 Juni 2014 bertempat di Masjid Bawah setelah Sholat Jum'at semua Elemen Masyarakat Muslim berkumpul untuk membicarakan Pendirian Madrasah Ibtidaiyah di Dusun Sudihati,didampingi oleh Bapak Kasi Pendis dan Kasi Bimas Islam akhirnya menemui kata sepakat untuk didirikan Madrasah Ibtidaiyah di Dusun Sudihati desa Kintamani. Sebagaimana yang disampaikan oleh Drs. H. Firdaus, M.Pd, Direktur Pendidikan Madrasah RI, diharapkan melalui pendidikan Madrasah siswa lulusannya tidak hanya menguasai pengetahuan tapi sekaligus juga mereka memiliki akhlak yang baik dan dapat melaksanakan praktek ibadah dengan baik.Dan betul betul menjadi sosok manusia seperti yang tertera dalam Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional,yaitu bahwa tujuan pendidikan kiata adalah "Membangun Manusia beriman,bertaqwa, serta berakhlak mulia"


GALERI FOTO SAAT RAPAT BERSAMA
REGISTRASI PESERTA RAPAT

ANTRE YA PAK

PENJELASAN DARI BAPAK KASI PENDIS

BAPAK KASI BIMAS MEMBERIKAN SEMANGAT

SANGAT ANTUSIAS SEKALI

WARGA DUSUN SUDIHATI

SEBAGIAN REMAJA JUGA ADA

MENYIMAK VISI DAN MISI

JAWABAN BAPAK KASI PENDIS

REGESTRASI SUSULAN 

PARA CALON WALI MURID

USULAN DAN SARAN DARI TA'MIR

SARAN DARI PEMERHATI PENDIDIKAN

SARAN DARI TOKOH PENDIDIKAN KINTAMANI


Kamis, 05 Juni 2014

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD


Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata:Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabi'ul Awal. Beliau merayakannya secara besar-besaran. Beliau adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil – semoga Allah merahmatinya.Dijelaskan oleh Sibth (cucu) Ibn Al-Jauzi bahwa dalam peringatan tersebut, Sultan Al-Muzhaffar mengundang seluruh rakyatnya dan seluruh ulama dari berbagai disiplin ilmu, baik ulama dalam bidang ilmu Fiqh, ulama Hadits, ulama dalam bidang ilmu kalam, ulama usul, para ahli tasawuf, dan lainnya. Sejak tiga hari, sebelum hari pelaksanaan Maulid Nabi, beliau telah melakukan berbagai persiapan. Ribuan kambing dan unta disembelih untuk hidangan para hadirin yang akan hadir dalam perayaan Maulid Nabi tersebut. Segenap para ulama saat itu membenarkan dan menyetujui apa yang dilakukan oleh Sultan Al-Muzhaffar tersebut. Mereka semua berpandangan dan menganggap baik perayaan Maulid Nabi yang digelar untuk pertama kalinya itu.Ibn Khallikan dalam kitab Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, beliau mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi. Oleh karena itu, Al-Hafzih Ibn Dihyah kemudian menulis sebuah buku tentang Maulid Nabi yang diberi judul “Al-Tanwir Fi Maulid Al-Basyir An-Nadzir”. Karya ini kemudian beliau hadiahkan kepada Sultan Al-Muzhaffar.Pada tahun 2014 bertepatan dengan tanggal, 30 Januari 2014 Madrasah Diniyah Nurul Huda Kintamani kembali mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, acara ini diadakan bertujuan untuk menumbuhkan membangkitkan kecintaan dan mengenalkan para anak anak Madin akan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan mengenang jasa jasa beliau dalam menyebarkan agama Islam di muka bumi ini.ketika mengenang peristiwa Maulid Nabi ini adalah salah satu bentuk penyadaran dan mengingatkan pada seluruh umat manusia akan sejarah diutusnya Nabi Muhammad ke muka bumi ini yg sebagi suri tauladan yang baik disegala bidang aspek kehidupan.Rasullah SAW adalah rahmat bagi semesta alam, kebaikan dan keberkahannya tidak hanya didapatkan oleh orang-orang yang semasanya dan tidak pula berakhir dengan wafatnya.Kepada Nabi Muhammad SAW, Allah SWT berfirman, ” dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) kententraman jiwa bagi mereka. Allah Maha mendengar, maha mengetahui.” (Qs. At-Taubah: 103).Allahumma inni atawajjahu ilaika binabiyyika nabiyyirrahmati Muhammadin shallallahu `alaihi wa alihi. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan (perantaraan) Nabi-Mu, nabi pembawa rahmat, Nabi Muhammad, shalawat atasnya dan atas keluarganya
 FOTO FOTO KEGIATAN MAULID NABI



Bersama anak anak Madin Nurul Huda Kintamani

MC di dampingi bu Lurah

Pembacaan wahyu kalam Ilahi

Sari tilawah

Di Iringi sholawat Nabi dan Rebanaan

Meriahnya lantunan Sholawat Nabi

Brefing tuk lagu selanjutnya

Di mulai dengan pukulan kecil

Sambil BBM an pun bisa sholawatan

Amin Ya Robbal Alamin

Saatnya pembagian telor

Semangat dan antusias

usai acara bisa merokok

Keep smile

gayanya selangit

bersama remaja Putri Dusun sudihati

capek habis Rebanaan

tetap senyum dan semangat

kompak Antar Remaja

Nah loe mau pilih yang mana

eits jangan diambil dulu om